Tips Persiapan UTS

UTS Jujur Yuk

UTS Jujur Yuk

Oleh : Irianti Pudji Lestari

Assalaamu’alaykum wr.wb., saudara saudariku seiman yang berjiwa haniif.

Sebentar lagi Universitas kita tercinta akan memasuki minggu-minggu UTS. Seperti namanya, UTS adalah Ujian Tengah Semester, dimana kemampuan dan pemahaman kita akan diujii saat itu. Semua materi yang telah diajarkan selama kurang lebih 3 bulan ini akan diujikan sebagai materi dari UTS. Maka dari itu, kita harus bersemangat mempersiapkannya dari sekarang, agar hasil UTS kita optimal, seperti dalam hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berbunyi : “Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada seorang mukmin yang lemah, namun pada keduanya terdapat kebaikan. Bersemangatlah untuk meraih apa yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan jangan bersikap lemah.” (HR. Muslim No. 2664)

Nah, apa saja yang harus kita persiapkan saat ini?

  • Buat rundown belajar

Apa ini ? Hehe

Ini adalah sejenis jadwal yang kita rancang sendiri sesuai kondisi kita saat itu. Untuk mahasiswa-mahasiswa yang sibuk, ini teknik yang paling penting. Karena disini kita dapat mengatur jadwal belajar yang paling nyaman menurut kita di sela-sela kesibukan yang ada. Begitu pula dengan mahasiswa yang tipenya study oriented. Rundown belajar ini bisa dijadikan langkah awal dalam persiapan UTS. Aturlah waktu-waktu khusus untuk belajar sesuai apa yang kita mau. Misalnya, jika lebih senang belajar saat dini hari, maka aturlah waktu tidur agar tetap bisa belajar saat dini hari.  Jangan sampai jaman-jaman SMP SMA terulang kembali saat kuliah. Ingat, kita mahasiswa, kita berbeda dengan bocah SMA.

  • Konsisten menjalankan rundown belajar

Karena rundown-nya kita yang membuat sendiri, maka kita harus melaksanakannya dengan baik. Mulai dari sekarang, belajar itu harus tetap dijaga, agar pemahaman kita juga tetap terjaga mengenai materi tersebut. Seperti yang telah disebutkan dalam hadits berikut.

Dari Aisyah r.a. berkata : Nabi pernah ditanya : “manakah amal yang paling dicintai Allah? Beliah bersabda : “Yang dilakukan secara terus-menerus meskipun sedikit.” Beliau bersabda lagi : “Dan lakukanlah amal-amal itu, sekadar kalian sanggup melakukannya.” (HR. Bukhari)

  • Buat ringkasan atau catat point-point penting

Ini akan memudahkan kita untuk mengulang apa yang telah kita pelajari. Point-point penting ini bisa kita bawa kemanapun dan ditaruh dimanapun. Ini bisa dibuat seperti sticky notes dalam laptop. Catatan-catatan itu bisa kita letakkan di dinding kamar misalnya, atau di depan kaca, agar kita selalu mengingat apa yang telah kita pelajari.

  • Pahami dengan baik

Memahami akan membutuhkan waktu yang lebih lama daripada hanya sekedar membaca. Namun ini juga yang akan membuat kita mengingat materi dalam jangka waktu yang lama. Membuat materi tersebut melekat dalam pikiran kita. Inilah cara terbaik dalam belajar.

  • Buat banyak pertanyaan

Memahami materi akan membuat kita mempelajari lebih dalam mengenai materi tersebut. Buatlah berbagai pertanyaan yang kemungkinan akan keluar dari materi tersebut. Buat pertanyaan, lalu cobalah untuk menjawabnya secara jelas dan rinci.

  • Diskusi dan ajari teman

Ajaklah teman-teman untuk belajar bersama. Hal ini akan membuat kemampuan berpikir kita semakin berkembang mengenai materi tersebut., karena berdiskusi akan memperluas wawasan kita. Ajak juga teman yang belum terlalu memahami materi UTS nya. Kemudian ajari dia, karena sesungguhnya ilmu yang kita miliki adalah apa yang telah kita keluarkan dari lisan dan perbuatan kita.

 

Oke saudara-saudariku, itu teknis persiapan UTS yang bisa dilakukan saat ini. Tapi jangan lupakan hal-hal lainnya, belajar saja tidak akan membuat hasil UTS kita optimal. Oleh karena itu, perhatikan juga hal-hal berikut, antara lain :

  • Niatkan karena Allah

Jangan sampai belajar ini mengganggu hubungan kita dengan Allah. Belajar akan menjadi ibadah jika kita meniatkannya karena Allaah semata.

مَنْ تَعَلَّمَ عِلْمً مِمَّا يُبْتَغَ بِهِ وَجْهُ اللهِ لاَ يَتَعَلَّمُهُ إِلاَّ لِيُضِبَ بِهِ عَرَضًا مِنَ

الدُّنْيَا لَمْ يَجِدْ عَرْفَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ* رواه أحمد عن أبى هُرَيرة

“Barang siapa mempelajari suatu ilmu yang semestinya ditujukan untuk mencari wajah Allah Azza wa Jalla namun ia tidak mempelajarinya kecuali untuk mendapatkan kekayaan dunia maka dia tidak akan mencium bau wanginya Surga pada hari kiamat”.(Hadist riwayat Ahmad dari Abi Huroiroh)

  • Berdoa sebelum belajar.

رَبِّاشْرَحْلِيصَدْرِيوَيَسِّرْلِيأَمْرِي

‘Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii “

(Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku).

  • Sholat 5 waktu, tepat waktu

Jika kita ingin hasil UTS kita baik, maka sewajarnya kita juga memenuhi kewajiban kita kepada yang Mahaluas ilmunya. Memperbaiki hubungan kita dengan Allah in syaa Allaah akan membuat Allah senang dengan kita dan dengan mudah memberi apa yang kita mau. In syaa Allaah J

  • Kerjakan yang Sunnah

Jika yang wajib telah terpenuhi, maka kembali dekatkan diri kepada Allah dengan mengerjakan Sunnah yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, seperti sholat tahajud, sholat dhuha, sholat rawatib, dan puasa Senin Kamis.

  • Hindari perbuatan maksiat

Maksiat akan mengurangi daya ingat kita. Maksiat yang biasanya dilakukan saat ujian adalah mencontek. Sebisa mungkin, hindari hal ini. Buang jauh-jauh niat mencontek dalam pikiran kita. Maksiat juga akan membuat Allah membenci kita. Bagaimana hasil UTS kita akan bagus jika kita tetap melanggar larangan Allah. Sedangkan Allah-lah yang akan memberikan rizqi pada kita. Rizqi disini adalah nilai yang kita harapkan. Maka, berbuat baiklah, jauhi maksiat, dan dekatkan diri dengan Allaah. J

  • Mintalah doa dari orang-orang tertentu yang doanya in syaa Allaah dikabulkan Allah. Seperti :
  1. Do’a Seorang Muslim Untuk Saudaranya Tanpa Dia Ketahui
    Diriwayatkan dari Abu Darda’ ra., bahwasanya ia berkata, “Apabila seorang Muslim mendo’akan saudaranya tanpa sepengetahuannya, maka pasti malaikat yang ditugaskan (kepadanya) akan mengucapkan, “Engkaupun akan mendapatkan yang semisalnya”. (HR. Muslim)
  2. Do’a Orang Yang Menunaikan Haji, Umrah Dan Berperang Di Jalan Allah SWT
    Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar ra., dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda, “Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang menunaikan haji, dan orang yang menunaikan umrah adalah utusan-utusan yang menghadap kepada Allah. Mereka dipanggil oleh-Nya, lalu mereka memenuhi panggilan-Nya, dan mereka pun meminta kepada-Nya, maka Allah akan memberinya” (HR. Ibnu Majah, dinyatakan hasan oleh al-Albani)
  3. Do’a Orang Yang Banyak Berdzikir Kepada Allah SWT
    Dari Abu Hurairah ra., dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda, “Ada tiga golongan yang do’anya tidak akan ditolak, yaitu orang yang banyak berdzikir kepada Allah, orang yang teraniaya, dan pemimpin yang adil” (HR. al-Baihqi dan ath-Thabrani, dinyatakan hasan oleh al-Albani)
  4. Yang terakhir, doa orang tua kita. Meminta restu dan doa orang tua, akan mempermudah kita dalam menjalani UTS nanti. Seperti dalam hadits berikut : “Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang tua kepada anaknya, doa orang yang bepergian (safar) dan doa orang yang dizholimi.” (HR. Abu Daud no. 1536. Syaikh Al Albani katakan bahwa hadits ini hasan).

 

Itu saja sedikit dari kami, semoga bermanfaat.
Luruskan niat, Sukses UTS, semoga UTS ini berkah
Kita mahasiswa, kita bukan bocah SMA.